Citra Pariwara ke-33 mengusung tema Creativity Prevails

Citra Pariwara ke-33 mengusung tema Creativity Prevails

Citra Pariwara ke-33 mengusung tema Creativity Prevails

Citra Pariwara merupakan ajang penghargaan di industri periklanan yang telah memasuki tahun ke-33. Pada gelaran tahun ini, tepatnya tanggal 7-12 Desember 2020, Citra Pariwara mengusung tema Creativity Prevails yang merupakan refleksi dari perkembangan kreatifitas tanpa batas dalam industri periklanan di masa pandemi ini.

Kemenparekraf/Baparekraf melalui Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif melakukan pendukungan kegiatan Seminar yang menghadirkan deretan pembicara inspiratif mulai dari Creative Director Internasional, Content Creator kelas dunia hingga platform E-Commerce. Selain Seminar, rangkaian kegiatan juga diisi oleh Masterclass dan Awarding Night.

Kegiatan Seminar dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Wishnutama Kusubandio yang dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar peserta seminar dapat memperoleh inspirasi dan ilmu dari para narasumber untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas karyanya.

Dari bidang creative advertising hadir Glenn Smith, Creative Director Southpaw London yang membawakan tema Rebirth of Advertising dan Thasorn Boonyanate, Executive Creative Director Wunderman Thompson Thailand yang berbagi ilmu kreatif advertisingnya di masa covid-19

Para Content Creator kelas dunia seperti Pinot W. Ichwandardi dari Vaynermedia New York juga membagikan ilmunya terkait konten video animasi. Pinot juga menekankan bahwa kreativitas jangan hanya berakhir sebagai seni, namun harus bisa menghasilkan nilai ekonomi untuk bertahan terutama di masa pandemi. Selain pinot, duo content creator Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez dari SkinnyIndonesian24 juga berbagi ilmu dengan presentasinya yang berjudul Bounce Back With Creativity.

Selain nama-nama di atas, hadir juga pembicara lain yang sudah tidak asing lagi di industri periklanan, antara lain Shufen Goh dari R3 Singapore, Levina Purnamadewi dari Menjadi Manusia, Pieter Lydian dari Facebook Indonesia
serta Abenk Alter dari Abenk Alter Studio

Kegiatan seminar juga menghadirkan tiga sesi diskusi panel, yang pertama bertajuk Future of Brand E-Commerce yang terdiri dari perwakilan Tokopedia, Bukalapak, dan Lazada. Diskusi panel kedua bertajuk Battle of Departement: Mau Dibawa Kemana Industri Ini oleh Wimala DJafar (Lotus:H), Sandru Emil (Ambil Hati), Afianto Makmum (ROMP) dan Lia Sunarjo (FAB). Diskusi Panel Ketiga bertajuk Anak Rantau: Strive & Sukses oleh Dewi Pradana (ReachLocal Australia ) dan Irvine (New Zealand & TJT Creative Lab)

Meski dilakukan secara daring, antusiasme peserta bisa terlihat dari banyaknya diskusi dan tanggapan yang disampaikan melalui kolom chat.

Rangkaian kegiatan Citra Pariwara ke-33 ditutup oleh awarding night yang merupakan ajang penghargaan kepada insan periklanan di Indonesia yang dibagi menjadi berbagai kategori, yaitu:
1. Advertiser of The Year: PT Rekso Nasional Food
2. Production House of The Year: Plush Picture
3. Media Agency of The Year: Isobar
4. Digital Agency of The Year: SAC
5. Creative Agency of The Year: Flock Creative Network

No comments.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *